MEKANISME PEMBERIAN INSENTIF BAGI GURU KB/TPA/SPS

1. Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas menentukan kuota dan calon penerima insentif guru KB/TPA/SPS berdasarkan realisasi data
penerima insentif guru KB/TPA/SPS tahun anggaran sebelumnya untuk masing-masing kabupaten/kota sesuai dengan kriteria yang
ditetapkan.
2. Kuota sebagaimana dimaksud pada butir 1 dikirimkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk disosialisasikan.
3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menentukan calon penerima insentif guru KB/TPA/SPS sesuai dengan kuota dan kriteria yang
telah ditetapkan paling lambat akhir bulan Juli tahun berjalan.
4. Data usulan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota harus sudah diterima oleh Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas paling lambat
minggu pertama bulan Agustus tahun berjalan.
5. Guru dapat melihat kelengkapan data dan/atau persyaratan untuk menerima insentif pada laman: Info.gtk.kemdikbud.go.id. Jika ada
persyaratan yang kurang, Guru dapat melengkapi melalui sistem dapodik di satuan pendidikan masing-masing paling lambat 2 minggu setelah masuk daftar nominasi.
6. Dalam hal ada perubahan data calon penerima insentif, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dapat mengusulkan perbaikan dan harus sudah diterima oleh Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas paling lambat akhir September tahun berjalan.
7. Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas menerbitkan SK penerima insentif bagi guru KB/TPA/SPS yang memenuhi syarat sekali dalam setahun. SK tersebut dikirim ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk selanjutnya disampaikan kepada guru KB/TPA/SPS yang bersangkutan.
8. Berdasarkan SK penerima insentif guru KB/TPA/SPS, Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas menyiapkan berkas SPP dan SPM untuk diajukan ke Kantor Perbendaharaan Kas Negara (KPPN). Pembayaran dilaksanakan paling lambat awal bulan Desember tahun 2017.
9. KPPN menelaah dan menerbitkan surat perintah pencairan dana (SP2D). Selanjutnya SP2D tersebut dikirimkan ke Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas sebagai Bukti Penyaluran dana yang disalurkan ke rekening bank penyalur.
10. Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas menyampaikan surat penyaluran dana (SPPn) kepada Bank Penyalur.
11. Bank Penyalur menyalurkan insentif ke rekening penerima atau virtual account penerima.
12. Apabila dana insentif tidak masuk ke rekening guru akibat kesalahan pada data seperti nama guru/nama bank/nomor rekening/status rekening tidak aktif, bank wajib melaporkan kepada Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas.
13. Berdasarkan laporan tersebut, Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas melakukan perbaikan atau perubahan nomor rekening.

Info JUKNIS Selengkapnya KLIK DISINI

MEKANISME PEMBERIAN INSENTIF BAGI GURU KB/TPA/SPS 2017